Random News

Tahun Baru

بسم الله الر حمن الر حيم Kata "Tahun baru" mendengar itu yang terbayang dalam pikiran kita adalah raungan suara knalpot motor mulai memekakan telinga, terompet, petasan, bakar jagung, dan tentu saja begadang. Lalu bagaimana dengan kata "Akhir Tahun", apa yang tergambar? Libur panjang dan jalan-jalan tentu saja, yang lain? "Muhasabah diri" kita sering lupa dengan kata Muhasabah? Muhasabah brasal dari hasaba yuhasibu, yang berarti menimbang atau menghitung. "Muhasabah diri" Apakah sudah bertambah baik dan berkualitas atau justru sebaliknya? Satu hal lagi yg terlupakan dari Muhasabah di akhir tahun adalah WAKTU. Begitu penting dan besarnya masalah waktu mendapat perhatian di dalam Al Quran, sampai-sampai Allah bersumpah dengan beberapa kali pengulangan di beberapa tempat di dalamnya, "Demi Masa", "Demi Waktu Malam", "Demi Waktu Dhuha", dan yang semisal dengannya. Para ulama' menjelaskan bahwa seluruh hal yang dijadikan sebagai sumpah oleh Allah, menandakan bahwa hal tersebut merupakan sesuatu yang sangat penting dan terkandung faidah yang sangat besar di dalamnya. Allah berfirman, قَالَ عَمَّا قَلِيلٍ لَّيُصْبِحُنَّ نَادِمِينَ Allah berfirman: "Dalam sedikit waktu lagi pasti mereka akan menjadi orang-orang yang menyesal". (QS. Al Mu'minun : 40) Ayat ini turun berkenaan dengan jawaban atas do'a yang dipanjatkan oleh NabiyuLlah Nuh 'alayhissalam atas berbagai macam pendustaan serta pengingkaran yang dilakukan oleh kaumnya yang kafir. Sesungguhnya orang-orang yang tidak mau memperhatikan waktunya dengan sebaik-baiknya, tentu mereka akan segera menyesal. Menyesal karena merasa terlambat untuk memperbanyak bekal setelah mati, Menyesal karena sedikitnya ilmu sebagai perantara mencapai kebahagiaan ukhrowi, Dan menyesal karena menyia-nyiakan waktu yang tak akan mungkin kembali lagi. Dalam sebuah hadits shohih, RasuluLlah mengabarkan bahwa kelak ketika hari kiamat tiba, seluruh anak adam (manusia dari awal hingga akhir kelak) akan ditanyai perihal 4 masalah, 2 di antaranya adalah tentang Usia dan Masa Muda. Kedua hal ini sangat terkait erat dengan masalah waktu, Usia itu adalah jatah waktu yang ditentukan oleh Allah kepada seluruh manusia, dalam hal ini Allah berfirman, وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ "Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu (jatah waktu atau dikenal dengan AJAL); maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya." (QS. Al A'raf : 34) Sementara Masa Muda adalah masa dimana kita menghabiskan waktu tersebut, Allah berfirman, نَّحْنُ أَعْلَمُ بِمَا يَقُولُونَ إِذْ يَقُولُ أَمْثَلُهُمْ طَرِيقَةً إِن لَّبِثْتُمْ إِلَّا يَوْمًا "Kami lebih mengetahui apa yang mereka katakan, ketika berkata orang yang paling lurus jalannya di antara mereka: "Kamu tidak berdiam (di dunia), melainkan hanyalah sehari saja". (QS. Tahaa : 104) Di dalam sebuah nasehatnya, Syaikh DR. Yusuf Al Qardhawi menjelaskan tentang 3 hal yang menjadi tabiat waktu, 1. Waktu itu akan cepat berlalu, 2. Waktu yang telah berlalu tidak akan kembali lagi, dan 3. Waktu adalah harta yang paling berharga وَ اللّٰهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَّاب
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment